3Srikandi Membuat Seminar Pertama

3Srikandi Membuat Seminar Pertama

Beberapa hari lalu seorang teman mengunggah foto kegiatan kami yang dilakukan bulan April silam. Saya baru ingat kalau ternyata saya belum menceritakannya di sini. Telat gakpapa yah, semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

Saya memiliki tetangga yang sekarang sudah pindah rumah, tapi kami malah menjadi teman dekat … Irma namanya dan saya mengenalnya sebagai sosok wanita yang sangat aktif sekali. Meninggalkan karir di kantornya demi lebih dekat dengan keluarga, kemudian membangun bisnis yang dimulai dari nol hingga bisa menghasilkan. Beliau sangat gigih dan selalu haus untuk belajar hal baru.

Suatu hari, beliau mengajak saya bertemu dan berdiskusi tentang keinginannya bersama 1 orang teman lain untuk membuat sebuah seminar atau workshop wirausaha. Setiap kami bertemu memang selalu ada kertas atau pulpen, atau sebuah laptop untuk mencatat ide-ide yang berloncatan di kepala kami.

Saya mengunggah foto kami berdua di IG dan FB, untuk mendapatkan masukan dari teman-teman lain.

IMG_6709

Alhamdulillah kami mendapat banyak dukungan, bahkan beberapa teman menunjukan antusiasnya dan menyatakan keinginan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.

Saya diajaknya bergabung ke dalam WA grup dan dikenalkan dengan mba Lies untuk diskusi lebih detil tentang rencana ini. Kami bersepakat untuk membuat nama 3Srikandi sebagai pelaksana alias Event Organizer ala-ala.

IMG_6701

Kebetulan mbak Lies merupakan karyawati sebuah bank, penulis dan seorang akademisi. Beliau mempunyai network di bidang pendidikan dan mengusulkan beberapa nama professor dari institusi tempatnya mengajar, untuk bisa mengisi sebagai pembicara ahli di acara kami. Mbak Lies juga yang menangani goodie bag dan materi untuk dibagikan ke peserta.

Saya ditunjuk mereka sebagai ketua dan merumuskan konsep acara ini. Saya juga yang merancang outline isi materi, rundown acara, membuat design logo sampai spanduk, membuat wording untuk di broadcast ke beberapa WA grup dan media sosial.

Irma bertugas sebagai bendahara, penerima pendaftaran, mengurus percetakan, mencari lokasi dan mengatur menu.

Target kami tidak muluk-muluk, berharap setidaknya ada 15 orang peserta yang mendaftar supaya acara ini bisa terlaksana dan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan pemasukan dari pendaftaran. Tidak membayangkan profit atau acara dengan skala besar.

IMG_6702

Alhamdulillah, hari Minggu tanggal 16 April 2017 kami bisa menyelenggarakan Seminar Strategi Dasyat Wirausaha dengan pembicara:

  1. Prof. Dr. Djumarno SE. MBA (ahli strategi marketing dan SDM)
  2. Prod. Said Djamaludin MM. Phd (ahli keuangan dan memaksimalkan profit)
  3. Dr. Aty Herawati Msi (ahli pajak)
  4. Dimas Bob Merdeka (Founder keripik ternama MAICIH)

Dan kami berhasil menerima 18 orang peserta yang datang ke acara tersebut.

IMG_6704

Hari itu kami belajar tentang:

  • Bagaimana cara mengelola Sumber Daya Manusia
  • Strategi 4P (Price, Product, Promotion, Place)
  • Manajemen biaya dan pendapatan
  • Strategi profit membumbung tinggi
  • Strategi kepuasan pelanggan dan cara merebut pasar
  • Cara mendapatkan modal usaha
  • Bedah kasus yang dihadapi pada usaha/bisnis masing-masing peserta

IMG_6705

Kami juga belajar banyak dari pengalaman nyata kang Dimas Bob Merdeka dalam membangun merek MAICIH. Beliau di usianya ke 30 tahun, dinobatkan menjadi salah satu dari 40 Pengusaha Sukses yang Menginspirasi Anak Muda Indonesia dan 100 Pemuda Berpengaruh di Indonesia versi majalah Marketeers.

IMG_6703

Kami memilih tempat OJe Resto and Bakery, karena kebetulan pemiliknya tinggal 1 komplek dengan saya. Lokasinya strategis sehingga mudah dicapai oleh peserta, makanan yang disajikan lezat menggugah selera, staf mereka ramah dan cekatan melayani permintaan kami, bahkan pemilik resto mengijinkan kami untuk menggunakan 1 lantai penuh untuk acara ini.

IMG_6706

Bekerja sama dengan kalangan akademisi membuat saya sedikit terperangah ketika ditanya apa gelar yang saya miliki. Maklum selama 19 tahun menjadi mbak kantoran, saya hanya menulis latar belakang pendidikan resmi di dalam sebuah CV (daftar riwayat hidup).

Entah kenapa saya lebih bangga menyatakan diri saya sebagai ‘ANAK STM’ daripada menyebutkan gelar sarjana. Begitu pun setiap saya diminta menjadi pembicara, saya tidak pernah mengungkit tentang hal ini karena biasanya titel yang ditempelkan adalah jabatan yang saya emban di kantor.

Tetapi demi selembar sertifikat bagi para peserta, dengan terpaksa saya menuliskan gelar di samping nama lengkap. Percaya atau tidak, ini adalah kali pertama saya. Hahaha

Kami yakin bahwa acara ini masih banyak kekurangannya. Tapi kami sungguh bersyukur acara ini bisa berjalan lancar dan menerima antusias luar biasa dari para peserta. Malah sebagian besar peserta meminta seminar lagi dengan materi berbeda. Tersanjung!

Besar harapan kami semoga acara ini bermanfaat bagi seluruh peserta. Dan semoga kami bisa membuat kegiatan positif lain sesuai dengan masukan dari mereka. Allahuma aamiin.

4 thoughts on “3Srikandi Membuat Seminar Pertama

    1. untuk event kecil ini gak pake PT sih, man. Cuma memang kami menggandeng pihak Universitas Mercu Buana. Makanya sertifikat ada logo kampus dan tandatangan profesor yang kebetulan juga mengisi jadi pembicara di acara ini

  1. Budeee.. menginspirasi. Dari event 18 orang ini moga bisa semakin mengepakan sayap yaa.. aciiik
    Mulai di usia 30 ya yg maicih, wah aku dong lalu mikir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *