Browsed by
Category: Belajar

Bicara Gizi Bersama Masako Di Dapur Umami

Bicara Gizi Bersama Masako Di Dapur Umami

Rabu tanggal 8 November 2017, saya diundang ke kantor Ajinomoto di daerah sunter bersama dengan beberapa MomsZamanNow untuk menghadiri acara Bicara Gizi Bersama Masako.

F7D60DE2-463D-43BA-9043-4AEDC75D4E64

Mendengar kata AJINOMOTO, banyak yang berkomentar “elo ngapain ke pabrik micin, de?

Memang di Indonesia, micin itu dianggap sebuah benda yang mengerikan yang konon katanya bisa menyebabkan penurunan kerja otak alias menimbulkan kebodohan.

Sampai ada istilah #AnakMicin jika seseorang kurang tanggap saat diajak diskusi tentang sesuatu, alias LEMOT (lemah otak) atau LOLA (loadingnya lama).

Jadi sebenarnya apa sih yang disebut MICIN?

Tak lain dan tak bukan adalah MSG (Mono Sodium Glutamate).

MSG ini mengandung ASAM GLUTAMAT atau biasa disebut ASAM AMINO yang sebenarnya dibutuhkan oleh mahluk hidup sebagai penyusun protein.

Asam Glutamat ini sendiri terkandung di dalam sumber makanan alami di antaranya: tomat, ikan, daging merah, ayam, jamur, brokoli, keju dan susu (termasuk ASI).

Komposisi MSG itu terdiri dari:

  • 78% Asam Glutamat
  • 12% Natrium
  • 10% Air

MSG aman digunakan SECUKUPNYA atau 0,2-0,8% dari volume makanan yang dikonsumsi. Kita menambahkan MSG saat memasak sebagai PENGUAT RASA, bukan sebagai bumbu utama … karena itu gunakan secukupnya saja.

MSG dinyatakan aman oleh lembaga berwenang seperti JECFA (FAO/WHO), USFDA dan BPOMRI. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah sahih yang menyatakan bahwa baik MSG ataupun metil paraben dapat merusak usus, lever ataupun sakit maag

Jadi cukup jelas kan?

7725BDBC-19C4-4D5D-8ED4-D0C5D45E33AD

Sekarang mari kita lanjut masuk ke dalam DAPUR UMAMI.

Di tempat ini lah tim dari PT. Ajinomoto meracik menu masakan yang biasanya kita temukan pada bungkus beberapa produknya. Di dapur ini juga mereka membuat video yang diunggah pada Youtube Channel : DAPUR UMAMI. Jujur dari video-video mereka lah, saya berani terjun ke dapur dengan percaya diri. Karena saya tinggal mengikuti resep dan panduan yang diberikan sesuai dengan stok bahan di dapur, tanpa pusing memikirkan menu harian.

7E907BA5-5D14-4F10-9AEF-B81EBF6BD2E9

Saya agak terhenyak melihat jajaran produk di Dapur Umami. Ternyata selain Masako bumbu kaldu penyedap, PT Ajinomoto Indonesia (produsen penyedap rasa Ajinomoto dan Masako) memproduksi juga bumbu penyedap lainnya yaitu:

  • AJI-NO-MOTO “penyedap rasa”
  • Sajiku “bumbu praktis siap saji”
  • SAORI “bumbu masakan Asia”
  • Mayumi “mayonanaise yummy”
  • Delito “saos pasta”

Baru tau kalo mereka 1 grup, padahal sering pakai Sajiku dan Saori loh!

BCEE29C1-47C9-480D-B98B-5E79B6F774BC

Hari itu dipandu oleh MC yang kocak yaitu mas Ridho, beberapa pembicara yang mengisi acara di antaranya:

  • Brand Manager Masako, Ibu Yani yang membuka acara dan memberi sambutan
  • Section Brand Manager, Ibu Eurli Asria yang menjelaskan tentang product knowledge Masako
  • PR Manager Ajinomoto, Bapak Harris yang membahas tentang MSG Safety

85EF5582-2FC4-4989-8D8F-8E94B93D767D

Dilanjutkan oleh seorang Ahli Gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia bernama Dr (c) Rita Ramayulis, DCN, M.Kes yang membahas tentang Strategi Penurunan Berat Badan Anak Gemuk.

Dokter Rita ini kece banget ya … usia 47thn dan memiliki 4 orang anak loh. Badannya masih singset abis.

Beliau menjadi panutan MomsZamanNow sebagai bukti nyata kalau usia bertambah dan memiliki anak banyak bukan menjadi alasan ibu-ibu menjadi gemuk.

Berat badan ideal itu bukan hanya dilihat dari angka yang ditunjukan oleh jarum timbangan, tapi sebenarnya Berat Badan Ideal = KESEIMBANGAN ANTARA KONSUMSI MAKANAN DENGAN AKTIVITAS yang kita lakukan sehari-hari.

Beberapa poin penting yang saya catat dari pemaparan beliau, kalau punya anak gemuk atau obesitas, sebaiknya cek dulu deh penyebabnya. Karena bisa jadi:

  • Penambahan berat badan ibu hamil mempengaruhi jumlah lemak janin, jadi kalau bisa jaga diri saat hamil jangan sampai naik berat badan lebih dari 16 kg.
  • Susu formula mengandung lemak yang lebih tinggi, karena itu bayi usia 0-6bln yang diberi susu formula punya resiko obesitas lebih besar.
  • Pemberian makanan padat terlalu dini, tinggi gula dan lemak, akhirnya akan meningkatkan jumlah sel lemak anak.
  • Orangtua tidak berhasil menjadi panutan bagi anak untuk mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang.

Nah kita harus evaluasi diri, jangan hanya menyalahkan anak yang kelebihan berat badan … karena bisa jadi kita memberikan kontribusi besar yang menyebabkan anak kita menjadi obesitas loh.

Yuk kita terapkan prinsip 3M (move, model, meet) yaitu seimbangkan asupan makanan dengan aktivitas:

  • ajak anak untuk bergerak
  • anak butuh model untuk memberi contoh (nutrition parenting)
  • libatkan anak untuk melakukan perubahan pola makan dan meningkatkan aktivitas

FBE4D562-FAD2-4E4B-A499-C64F80314D2F

Sudahlah kegiatan sebagai ibu di rumah harus masak untuk keluarga, eh datang ke acara ini kok ya disuruh masak juga 😅

Tapi mah saya tetap aja girang, bahkan merasa tersanjung bisa menjadi asisten chef Yunita yang seru nan cantik.

Beliau berbagi tips untuk memasak makanan yang sehat dan lezat:

  • Pilih sayuran yang masih segar, yang ketika dipotek batangnya masih berbunyi kress
  • Masak sayuran dengan api besar dan waktu singkat supaya kandungan nutrisi pada sayuran tidak hilang
  • Tambahkan bumbu penyedap ketika makanan menjelang matang, yaitu sesaat sebelum api dimatikan
  • Untuk membuat kaldu daging, setelah daging dicuci bersih sebaiknya disiram dgn air panas dulu di atas saringan untuk meluruhkan darah2 yang masih menempel … sebelum direbus bersama bahan kaldu lain (wortel, bombay, daun bawang, dan sedikit jahe)

Seneng deh nambah pengetahuan baru dari Masako yang bisa diimplementasikan sehari-hari gini.

B53FFD09-7086-4934-BFBA-B767A4DC2A75

 

Chef Yunita mendemokan 2 masakan sehat dan lezat untuk keluarga, tanpa khawatir anak kita menjadi obesitas:

  • Brokoli saus telur asin
  • Siomay jamur

Kedua masakan itu berbahan ekonomis dan sehat, yang paling penting nih … cara memasaknya gampang untuk kita praktekan sendiri di rumah.

Chef Yunita juga tak ketinggalan memberikan MASAKO di kedua masakan tersebut untuk memperkaya rasa.

Keunggulan Masako di antaranya:

1. Alami dan lengkap

Alami karena dari bahan-bahan segar pilihan yaitu daging ayam dan sapi yang dipadukan dengan bumbu rempah pilihan.

Setiap daging ayam dan sapi segar yang digunakan untuk membuat Masako telah mendapatkan sertifikat HALAL dari Majelis Ulama Indonesia. PT. Ajinomoto memilih daging sapi terbaik yang memiliki kadar lemak rendah, bebas penyakit, dan telah lolos uji kualitas mikrobiologi & kimia.

2. Praktis

Masako ini praktis karena memiliki rasa, aroma dan warna yang sama seperti kaldu buatan di rumah.

3. Ekonomis

Harga Masako ini sangat terjangkau, yaitu Rp 1,000 per 2 bungkusnya.

4. Menu

Masako bisa digunakan untuk berbagai menu masakan, baik makanan berkuah, tumisan dan gorengan.

Teman-teman bisa follow Facebook ASLI Masako dan menyaksikan proses pembuatan Masako secara langsung, di link berikut ini: http://masakolivestream.ajinomoto.co.id

A02FD415-F9E1-4DD3-90E5-757174B1E26F

Dalam acara #BicaraGiziBersamaMasako ini kami diminta mengikuti Cooking Chalenge dengan pembagian grup masing-masing beranggotakan 5 orang peserta.

Saya bergabung di grup wortel bersama @istiadzahrohyati @fitrian@desy_yuss @indri_ish untuk mengolah bayam dan udang dengan saus mentega.

Gimana hasilnya?

Wuaasiin hahahaha

Gak menang, tapi ludes dimakan kok.

Cuma ada yang kurang nih … nasi mana nasi?

Bijak Berinvestasi Untuk Keluarga

Bijak Berinvestasi Untuk Keluarga

Tanggal 3 Oktober 2017 saya kembali diundang oleh KEB untuk menghadiri acara yang diselenggarakan oleh VISA.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, Visa Financial Literacy woskhop untuk #ibuberbagibijak ini terdiri dari 3 pertemuan:

  1. Financial Check Up (baca: Bijak Mengelola Keuangan Keluarga)
  2. Budgeting (baca: Bijak Membuat Anggaran Keluarga)
  3. Investing

Jadi saya hadir kali ini untuk mendapatkan pemaparan dari materi terakhir.

IMG_7060

Kebetulan saya tiba di Mendjangan Restaurant sekitar 30 menit sebelum acara dimulai. Saya dan teman-teman memanfaatkan waktu tersebut untuk foto-foto di bagian belakang di area kolam renang.

Pembicara hari ini masih tetap mba Prita Ghozie, Financial Educator nan cantik jelita kesayangan kita semua.

IMG_7053

Hari itu mba Prita mengingat kami semua, kalau hidup ini adalah pilihan dan selalu ada konsekuensi dibalik setiap pilihan yang kita ambil.

Begitu pun dalam berinvestasi.

Misalnya dalam membeli sapi, kita bisa memilih: apakah kita akan menggemukan sapi tsb utk kemudian dijual lagi, atau kita menikmati susu perahnya saja.

Kalo kita masih dalam usia produktif, sebaiknya kita gemukin sapi utk dijual lagi.

Kalo kita sudah masuk usia pensiun, sebaiknya kita cukup menikmati susu perahnya saja.

Jangan tergiur imbalan investasi yang besar dan pasti. Karena investasi pasti ada risiko dan hasilnya tidak dapat dijamin.

IMG_7058

Kita harus mengetahui 5 PRINSIP INVESTASI:

  1. Tentukan tujuan investasi
  2. Tentukan jangka waktu investasi
  3. Ragamkan harta investasi (pahami profil dan risiko)
  4. Strategi investasi
  5. Review dan re-alokasi investasi

Sebelum berivestasi, sebaiknya kita pilah dulu tujuan investasi dan tentukan jangka waktunya.

Kemudian kita cari tau tentang produk investasi dan pahami risikonya.

Jenis investasi yang sesuai untuk seseorang, akan tergantung dari kebutuhan individu tersebut. Karena kebutuhan akan hasil investasi, jangka waktu investasi dan kemampuan berinvestasi setiap orang tentu berbeda.

Kita bisa memilih:

  • SAVE : to keep your money (low risk, slow growth)
  • INVEST : to grow your money (increased risk)
  • SPECULATE : to gamble your money (high risk)

Kenali dulu diri kita, termasuk Profil Risiko Investor yang mana:

  • Investor Konservatif (100% defensif)
  • Investor Moderat (60% defensif, 40% agresif)
  • Investor Agresif (30% defensif, 70% agresif)

Jangka waktu berinvestasi pun beragam:

  • Short Term (<1 tahun)
  • Mid Term (3-5 tahun
  • Long Term (>5 tahun)

Sementara contoh produk untuk berivestasi bisa dalam bentuk:

  • PROPERTI (tanah, rumah, ruko, apartemen, dll)
  • SURAT BERHARGA (deposito, obligasi, saham, reksadana, dll)
  • DANA TUNAI (mata uang asing atau tabungan biasa)
  • LOGAM MULIA
  • BARANG KOLEKSI (tas, perhiasan, lukisan, barang antik, dll)
  • BISNIS (wirausaha, franchise, dll)

Sebaiknya kita memiliki beberapa produk investasi yang berbeda. Jangan simpan dana yang kita punya hanya dalam 1 bentuk produk saja.

Kamu tau gak sih, kalo benda dibawah ini juga bisa disebut produk investasi:

  • Peralatan bayi (box bayi, stroller, kursi makan, dll)
  • Mainan anak (perosotan, ayunan, rumah-rumahan, mobil-mobilan, dll)
  • Tas bermerk
  • Gadget (kamera dan perlengkapannya)
  • Peralatan elektronik

Kenapa benda konsumtif di atas disebut sebagai produk investasi?

Karena sekarang sudah banyak orang yang menjalankan bisnis dengan menyewakan benda-benda tersebut. Jangka waktu sewa juga bisa dipilih mau harian, mingguan atau bulanan.

Jangan lupa dengan resiko investasi yah, contohnya:

  • Resiko likuiditas (bentuk investasi susah ditunai/uangkan)
  • Resiko volatilitas harga (jarak kenaikan dan penurunan harga yang tidak menentu)
  • Resiko gagal bayar (kita tidak sanggup membayar atau pihak lawan tidak sanggup membayar hasil investasi kita)
  • Resiko pasar (perubahan kondisi atau situasi pasar, perubahan kebijakan, dll)

Resiko investasi paling parah: penipuan berkedok investasi.

IMG_7054

Strategi berinvestasi yang bisa kita lakukan:

  • Lakukan investasi secara rutin
  • Lakukan investasi di berbagai produk keuangan
  • Minimalisasi resiko dengan perpanjang jangka waktu investasi

Jangan lupa untuk melakukan review hasil investasi secara berkala dan re-alokasi investasi ketika kita sudah mencapai hasil investasi yang diinginkan atau jika hasil investasi yang kita dapatkan tidak sesuai dengan yang kita harapkan.

IMG_7055

Terima kasih makmin KEB, Visa Worldwide Indonesia dan mba Pritha atas ilmu yang bermanfaat ini. Lengkap deh paparannya tentang perencanaan keuangan keluarga, membuat anggaran dan cara berinvestasi.

IMG_7056

Senang banget dapat ilmu tentang keuangan keluarga secara menyeluruh begini. Sebagai istri, kita dituntut untuk bisa menjadi Menteri Keuangan Keluarga. Di tangan seorang istri ini lah arus kas pemasukan dan pengeluaran dana keluarga bermuara. Jadi kita harus bijak dan cerdas menanganinya.

Gimana dengan kalian, sudah berivestasi dalam bentuk apa?

Bergaul Dan Belajar

Bergaul Dan Belajar

IMG_6954

Keluar sekali setiap bulan, temuilah orang-orang yang lebih dari pada diri kita.

Orang yang lebih beriman, agar kita belajar untuk makin mendekatkan diri pada Tuhan.

Orang yang lebih tinggi pendidikannya, agar kita belajar pengetahuan baru darinya.

Orang yang lebih kaya, agar kita belajar cara menjemput dan membuka pintu rejeki.

Orang yang lebih banyak jumlah anaknya, agar kita belajar cara membagi waktu dan perhatian untuk anak-anak.

Belajar lah dari mereka yg lebih dalam hal lain dari diri kita, untuk memperkaya jiwa kita.

Belajar lah, karena kita tidak akan berjalan lebih jauh atau mencapai sesuatu yang lebih besar bila kita berhenti belajar.

Bergaulah, bertemanlah dan ajak diskusi mereka yang tidak sama seperti kita.

Pahamilah perbedaan dan hormatilah, dari situlah kita akan belajar untuk rendah hati.

3Srikandi Membuat Seminar Pertama

3Srikandi Membuat Seminar Pertama

Beberapa hari lalu seorang teman mengunggah foto kegiatan kami yang dilakukan bulan April silam. Saya baru ingat kalau ternyata saya belum menceritakannya di sini. Telat gakpapa yah, semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

Saya memiliki tetangga yang sekarang sudah pindah rumah, tapi kami malah menjadi teman dekat … Irma namanya dan saya mengenalnya sebagai sosok wanita yang sangat aktif sekali. Meninggalkan karir di kantornya demi lebih dekat dengan keluarga, kemudian membangun bisnis yang dimulai dari nol hingga bisa menghasilkan. Beliau sangat gigih dan selalu haus untuk belajar hal baru.

Suatu hari, beliau mengajak saya bertemu dan berdiskusi tentang keinginannya bersama 1 orang teman lain untuk membuat sebuah seminar atau workshop wirausaha. Setiap kami bertemu memang selalu ada kertas atau pulpen, atau sebuah laptop untuk mencatat ide-ide yang berloncatan di kepala kami.

Saya mengunggah foto kami berdua di IG dan FB, untuk mendapatkan masukan dari teman-teman lain.

IMG_6709

Alhamdulillah kami mendapat banyak dukungan, bahkan beberapa teman menunjukan antusiasnya dan menyatakan keinginan untuk turut serta dalam kegiatan tersebut.

Saya diajaknya bergabung ke dalam WA grup dan dikenalkan dengan mba Lies untuk diskusi lebih detil tentang rencana ini. Kami bersepakat untuk membuat nama 3Srikandi sebagai pelaksana alias Event Organizer ala-ala.

IMG_6701

Kebetulan mbak Lies merupakan karyawati sebuah bank, penulis dan seorang akademisi. Beliau mempunyai network di bidang pendidikan dan mengusulkan beberapa nama professor dari institusi tempatnya mengajar, untuk bisa mengisi sebagai pembicara ahli di acara kami. Mbak Lies juga yang menangani goodie bag dan materi untuk dibagikan ke peserta.

Saya ditunjuk mereka sebagai ketua dan merumuskan konsep acara ini. Saya juga yang merancang outline isi materi, rundown acara, membuat design logo sampai spanduk, membuat wording untuk di broadcast ke beberapa WA grup dan media sosial.

Irma bertugas sebagai bendahara, penerima pendaftaran, mengurus percetakan, mencari lokasi dan mengatur menu.

Target kami tidak muluk-muluk, berharap setidaknya ada 15 orang peserta yang mendaftar supaya acara ini bisa terlaksana dan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan pemasukan dari pendaftaran. Tidak membayangkan profit atau acara dengan skala besar.

IMG_6702

Alhamdulillah, hari Minggu tanggal 16 April 2017 kami bisa menyelenggarakan Seminar Strategi Dasyat Wirausaha dengan pembicara:

  1. Prof. Dr. Djumarno SE. MBA (ahli strategi marketing dan SDM)
  2. Prod. Said Djamaludin MM. Phd (ahli keuangan dan memaksimalkan profit)
  3. Dr. Aty Herawati Msi (ahli pajak)
  4. Dimas Bob Merdeka (Founder keripik ternama MAICIH)

Dan kami berhasil menerima 18 orang peserta yang datang ke acara tersebut.

IMG_6704

Hari itu kami belajar tentang:

  • Bagaimana cara mengelola Sumber Daya Manusia
  • Strategi 4P (Price, Product, Promotion, Place)
  • Manajemen biaya dan pendapatan
  • Strategi profit membumbung tinggi
  • Strategi kepuasan pelanggan dan cara merebut pasar
  • Cara mendapatkan modal usaha
  • Bedah kasus yang dihadapi pada usaha/bisnis masing-masing peserta

IMG_6705

Kami juga belajar banyak dari pengalaman nyata kang Dimas Bob Merdeka dalam membangun merek MAICIH. Beliau di usianya ke 30 tahun, dinobatkan menjadi salah satu dari 40 Pengusaha Sukses yang Menginspirasi Anak Muda Indonesia dan 100 Pemuda Berpengaruh di Indonesia versi majalah Marketeers.

IMG_6703

Kami memilih tempat OJe Resto and Bakery, karena kebetulan pemiliknya tinggal 1 komplek dengan saya. Lokasinya strategis sehingga mudah dicapai oleh peserta, makanan yang disajikan lezat menggugah selera, staf mereka ramah dan cekatan melayani permintaan kami, bahkan pemilik resto mengijinkan kami untuk menggunakan 1 lantai penuh untuk acara ini.

IMG_6706

Bekerja sama dengan kalangan akademisi membuat saya sedikit terperangah ketika ditanya apa gelar yang saya miliki. Maklum selama 19 tahun menjadi mbak kantoran, saya hanya menulis latar belakang pendidikan resmi di dalam sebuah CV (daftar riwayat hidup).

Entah kenapa saya lebih bangga menyatakan diri saya sebagai ‘ANAK STM’ daripada menyebutkan gelar sarjana. Begitu pun setiap saya diminta menjadi pembicara, saya tidak pernah mengungkit tentang hal ini karena biasanya titel yang ditempelkan adalah jabatan yang saya emban di kantor.

Tetapi demi selembar sertifikat bagi para peserta, dengan terpaksa saya menuliskan gelar di samping nama lengkap. Percaya atau tidak, ini adalah kali pertama saya. Hahaha

Kami yakin bahwa acara ini masih banyak kekurangannya. Tapi kami sungguh bersyukur acara ini bisa berjalan lancar dan menerima antusias luar biasa dari para peserta. Malah sebagian besar peserta meminta seminar lagi dengan materi berbeda. Tersanjung!

Besar harapan kami semoga acara ini bermanfaat bagi seluruh peserta. Dan semoga kami bisa membuat kegiatan positif lain sesuai dengan masukan dari mereka. Allahuma aamiin.

Bijak Membuat Anggaran Keluarga

Bijak Membuat Anggaran Keluarga

Saya senang banget waktu dikirim info oleh makmin KEB, kalau Visa Financial Literacy woskhop untuk #ibuberbagibijak ternyata bersambung!

IMG_5943

Jadi ternyata materi yang disampaikan oleh mba Prita Ghozie, Sang Financial Educator kece kesayangan, akan dibagi 3:

  1. Financial Check Up (baca: Bijak Mengelola Keuangan Keluarga)
  2. Budgeting
  3. Investing

Nah tanggal 24 Agustus 2017 kami diajak belajar tentang Budgeting, bagaimana caranya untuk bijak dalam membuat anggaran keluarga.

IMG_5901

Workshop kali ini diselenggarakan tidak jauh dari lokasi sebelumnya. The Hook restaurant menjadi tempat kami belajar sesi ke 2. Sesuai panduan dari panitia, kami diminta menggunakan pakaian yang bernuansa sama dengan warna pada logo VISA, yaitu Biru.

IMG_5932 Okeh sekarang ijinkan saya untuk berbagi apa yang kami pelajari hari itu:

3 Langkah Membuat Anggaran Keluarga

  • Langkah pertama, cek kebutuhan dasar keluarga

Kuncinya adalah dengan melakukan komunikasi antara suami dan istri dalam menentukan list kebutuhan yang sama serta prioritasnya. Karena ada kalanya suami merasa butuh sesuatu untuk keluarga, sementara istri tidak menganggap hal tersebut sebagai kebutuhan keluarga. Atau terjadi sebaliknya.

Setelah ada daftar Kebutuhan yang telah disepakati oleh SUAMI ISTRI, cek lagi apakah benar BUTUH?

Prioritas pengeluaran = BUTUH vs MAU

Kita harus pintar dalam memilah dan memilih antara kedua hal tersebut. Jangan sampai cuma karena MAU, kemudian dipaksakan untuk BUTUH.

Kebutuhan saat ini = jatuh tempo <12 bulan

Kebutuhan masa depan = jatuh tempo >12 bulan

Pisahkan mana kebutuhan SAAT INI dan MASA DEPAN, dengan melihat kebutuhan tersebut KAPAN HARUS DIBAYAR.

  • Langkah kedua, siapkan anggaran keluarga

Ketika kita sudah membuat Kebutuhan Dasar Keluarga, saatnya kita mempersiapkan anggaran untuk membayar kebutuhan.

Anggaran bulanan diambil gaji bulanan

Anggaran musiman diambil dari THR atau bonus tahunan

Apa saja yang bisa kita masukan ke dalam anggaran bulanan?

Diantaranya adalah:

  1. Listrik / Air PDAM / Gas / Telepon
  2. Belanja harian dan bulanan
  3. Membayar cicilan rumah/kendaraan
  4. Uang sekolah anak
  5. Zakat / Infak / Sedekah
  6. Tabungan bulanan
  7. Asuransi bulanan
  8. Dana Darurat
  9. Gaya hidup (salon / internet / dll)

Pembagiannya sudah diajarkan di pertemuan sebelumnya:

  1. 5% untuk zakat / Infak / Sedekah
  2. 10% dana darurat dan asuransi
  3. 30% biaya hidup
  4. 30% cicilan
  5. 15% investasi
  6. 10% gaya hidup

IMG_5902

Kemudian pasti tanya, DANA LIBURAN dan ONLINE SHOPPING barang lucuknya MANA dong?

Kedua hal tersebut bisa dibilang BUKAN KEBUTUHAN DASAR, tapi masuk ke dalam daftar KEINGINAN. Nah untuk hal ini bisa kita wujudkan dengan menggunakan BONUS atau TUNJANGAN TAMBAHAN. Jangan dari gaji bulanan ya!

Begitu pun untuk asuransi tahunan, kurban bagi yang muslim, pajak kendaraan, pajak bumi dan bangunan yang sifatnya pengeluaran tahunan, maka sebaiknya dibayar dengan pendapatan tahunan (THR, bonus, komisi, dll).

Jadi bagi perempuan yang menjadikan shopping sebagai salah satu kebutuhan wajib, boleh saja. Selama sudah dianggarkan dan dipikirkan dari pendapatan yang mana untuk membayarnya.

Sebagai blogger / vlogger / sosmed buzzer … menjadikan ajang pamer sebagai kebutuhan yang memerlukan pengeluaran, boleh saja. Karena pamernya bisa menghasilkan 😉

Selama semua itu dikeluarkan sesuai yang dianggarkan.

Coba kita biasakan:

TABUNG DULU, BELI KEMUDIAN

Jangan malah melakukan:

BELI DULU, CICIL KEMUDIAN

IMG_5904

  • Langkah ketiga, wujudkan mimpi keluarga

Set goals … make plans … get to work … stick to it … reach it!

Terdengar sederhana? Jangan salah, hal ini juga perlu kerja keras bersama suami dan istri untuk mewujudkannya loh.

Cara mewujudkannya tentu saja dengan menambah pundi-pundi tabungan.

Bagaimana cara berinvestasi yang tepat?

Tenang … ilmu Literasi Keuangan ini masih akan terus berlanjut. Insya Allah bulan depan kami akan berkumpul lagi untuk belajar tentang INVESTASI.

IMG_5905

Sudah saya bilang kan yah, kalo saya suka belajar tapi gak suka ujian?

Eh di tengah acara, mba Prita memberikan tugas kepada kami untuk menyusun anggaran keluarga dengan ilustrasi pendapatan dan pos pengeluaran yang tertera di layar.

Saya dengan semangat mengerjakan dan mengumpulkan paling cepat. Ternyata jawaban saya benar semua. Alhamdulillah saya mendapat buku “Menjadi Cantik, Gaya & Tetap Kaya” yang ditulis oleh mba Prita. Girang!

IMG_5936

Gimana, makin tercerahkan?

Yuk kita mulai membuat Anggaran Keluarga!