Manajemen Kebersihan Menstruasi

Manajemen Kebersihan Menstruasi

Hari Rabu 31 Mei 2017, saya memenuhi undangan Kementrian Kesehatan yang bekerja sama dengan PT. Mundipharma untuk sosialisasi tentang Hari Kebersihan dan Kesehatan Menstruasi.

IMG_3851

Alhamdulillah mulai tahun 2017 ini pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 28 Mei sebagai Hari Kebersihan dan Kesehatan Menstruasi yang dicanangkan Kementrian Kesehatan yang disebut juga sebagai #RedDaysHygiene

Hari ini diperingati untuk mengingatkan kembali pada semua wanita akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan area wanita terutama saat menstruasi.

Kenapa tiap 28 Mei?

Karena siklus perubahan hormonal perempuan itu terjadi setiap 28 hari, dan rata-rata perempuan mengalami menstruasi selama 5 hari.

Jadi gampang diingat kan tuh 28-05 nya.

IMG_3855

Acara ini menghadirkan 3 narasumber:

  1. dr. Eni Gustina, MPH selaku Direktur Kesehatan Keluarga, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
  2. dr. Botefilia Budiman, SpOG KFER selaku perwakilan dari Persatuan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI)
  3. Andi Prabowo selaku Manager Consumer Helath Mundipharma Indonesia

IMG_3857

Sebagai ibu dari anak perempuan yang saat ini berusia 10 tahun, saya menyimak dan mencatat detil pemaparan yang disampaikan oleh para nara sumber. Fayra sudah memasuki usia anak perempuan yang sebentar lagi akan mengalami menstruasi atau haid sebagai proses normal biologis. Jadi saya merasa harus menjadi orang pertama yang mengajarkan Fayra tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi, meskipun pendidikan tentang seks dan akil baliq juga diajarkan di sekolah juga pengajian Fayra.

Tentang Haid

Haid itu meluruhkan kotoran dari dalam rahim. Jadi bersyukurlah kita sebagai wanita kalau masih merasakan haid, karena artinya rahim kita sedang dibersihkan secara alami.

Haid normal:

  • Terjadi setiap 1x tiap bulan
  • Interval dalam waktu 21-35 hari sampai haid berikutnya
  • Lama setiap haid adalah 3-7 hari
  • Volume darah berkisar 25-60 mL

Hasil riset Burnet Institute tahun 2015 terhadap 1.159 murid perempuan di Indonesia menemukan bahwa:

  • 67% anak perempuan di kota dan 41% anak perempuan di desa, mengganti pembalut setiap 4-8 jam sekali. Sisanya mengganti pembalut kurang dari 2x sehari
  • Hanya 1 dari 2 anak perempuan yang mencuci tangan sesudah dan sebelum mengganti pembalut
  • Hanya 63% responden mengerti mengenai Manajemen Kebersihan Menstruasi, saat haid pertama terjadi. Sebagian lainnya tidak mengerti apa yang harus dilakukan.
  • 1 dari 6 anak perempuan di Indonesia terpaksa tidak masuk sekolah saat haid karena cemas, malu dan takut diejek teman.

‪Mitos haid yang salah:

  • Tidak boleh potong rambut + kuku selama haid
  • Minum soda biar haid keluar lancar
  • Pembalut ditumpuk supaya tidak tembus
  • Tidak boleh melakukan aktifitas fisik selama haid
  • Ada beberapa makanan yang harus dihindari selama haid
  • dan banyak lagi yang lainnya.

Tips saat haid:

  • Tidak perlu sabun vagina
  • Lupakan panty parfume
  • Pakai celana dalam yang terbuat dari bahan katun
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut
  • Ganti pembalut setiap 2-4x sehari
  • Membasuh area intim dari depan ke belakang dan dikeringkan dengan baik

Pada saat haid, jumlah bakteri buruk di daerah intim kewanitaan bertambah karena meningginya tingkat keasaman pH yang terkait dengan darah yang dikeluarkan. Dengan kondisi ini, kemungkinan adanya kontaminasi bakteri dan jamur menjadi semakin tinggi.

Selain jumlah bakteri buruk yang bertambah, saat haid, lendir pembatas di leher rahim menghilang sehingga bakteri yang berada di daerah bagina bawah dan mengakses daerah leher rahim. Karena itu lah, dalam Islam dilarang berhubungan intim ketika wanita sedang haid.

Infeksi pada area kewanitaan yang berulang dapat menyebabkan infeksi panggul, infeksi saluran kencing, infertilitas, kanker serviks, kerusakan sistem imun tubuh, dan infeksi menyeluruh.

Faktanya, 7 dari 10 wanita pernah mengalami keputihan yang disebabkan oleh area kewanitaan yang tidak terjaga kebersihannya. Dan kanker serviks saat ini sudah menjadi penyebab kematian wanita Indonesia no 2, mengalahkan kanker payudara.

Jadi kapan boleh pake Betadine antiseptik kewanitaan?

Saat ada keluhan gatal, perih, iritasi ringan, bau tak sedap dan keputihan.

Kandungan Povidone – lodine dalam Betadine, menjaga flora vagina normal tetap ada saat bekerja menurunkan infeksi hingga batas minimum.

Cara pakai antiseptik kewanitaan:

  • Tuang 1 tutup botol (+ 8ml) Betadine
  • Campur dengan + 1 liter air bersih
  • Basuhkan pada area kewanitaan
  • Diamkan selama + 1 menit
  • Bilas kembali dengan air bersih

IMG_3856

Yuk kita bantu pemerintah untuk share info Manajemen Kebersihan Menstruasi supaya semua orang mengerti tentang haid dan paham bahwa perempuan harus tau cara pakai pembalut yang bersih, berhak memiliki akses ke toilet, air dan sabun untuk membersihkan diri dalam kondisi nyaman dan privasi terjaga.

Kita harus membekali diri dengan informasi yang tepat terkait mentruasi dan mampu menjelaskannya pada sang anak, juga perlu memberikan bimbingan kepada anak laki-laki bahwa menstruasi adalah wajar bagi perempuan bukan bahan ejekan.

#MenstruasiBukanTabu

One thought on “Manajemen Kebersihan Menstruasi

  1. aku seneng banget dateng ke acara ini mba De, isinya lengkap dan bisa dishare buat anakku dan anak2 perempuan lainnya. Eh satu lagi, seneng karena ketemu mba De jugaaa ;p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *