Perpustakaan Nasional Qatar Yang Bikin Betah

Perpustakaan Nasional Qatar Yang Bikin Betah

Teman-teman di Jakarta lagi senang mengajak anak-anaknya ke Perpustakaan Nasional di Jakarta Pusat. Saya sempat iri melihat foto-foto mereka di sosial media karena saya belum sempat mengajak anak-anak ke situ sebelum pindah ke Qatar.

Alhamdulillah di Doha juga ada perpusatakaan nasional yang nama resminya Qatar National Library (QNL). Dengan jam operasional sebagai berikut:

  • Sabtu sampai Kamis : jam 8 pagi sampai jam 8 malam
  • Jumat : jam 4 sore sampai jam 8 malam

QNL merupakan bagian dari Qatar Foundation untuk bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan pengembangan masyarakat.

Perpustakaan nasional ini gueedee banget!

Luas bangunannya total 45 ribu meter persegi untuk menyimpan ratusan ribu buku-buku jaman dahulu sampai terkini baik dalam bentuk fisik maupun digital.

Tercatat ada 2.400 manuskrip yang terdiri dari naskah Quran dan hadist, berbagai kaligrafi, maupun naskah yang berkaitan dengan agama Islam lain.

Menjadi anggota QNL itu GRATIS dengan mendaftarkan diri secara online dan mengirimkan QID melalui email. Atau bisa juga datang langsung, mengisi form pada meja pendaftaran dan menyerahkan QID untuk dipindai. Setelah itu kita akan diberikan kartu anggota, dan kita bisa:

  • Pinjam maksimal 4 buku selama 20 hari
  • Pinjam CD atau DVD maksimal 2 keping selama 7 hari
  • Mengakses lebih dari 500.000 e-books secara online.

Khusus untuk anak dan remaja (siswa) bisa meminjam maksimal 5 buku selama 20 hari.

Dan 2 hari sebelum masa pinjam berakhir, kita akan menerima notifikasi melalui email. Tentunya kita akan dikenakan pinalti jika terlambat mengembalikan buku, atau merusak buku yang dipinjam.

Ruangan perpustakaan anak sendiri menyimpan lebih 100 ribu buku anak. Bagian luar ada tempat bermain anak dengan lantai yang terbuat dari busa empuk. Gak khawatir anak-anak lari dan jatuh, pastinya aman di sini karena petugas pun banyak untuk mengawasi mereka.

Sementara bagian buku remaja (untuk anak di atas usia 12 tahun), tersedia lebih dari 30 ribu buku. Fayra semangat banget melihat buku-buku yang biasanya dijual mahal di Indonesia karena buku ini cetakan luar dalam bahasa Inggris. Kalaupun mau beli … kami biasanya menunggu ada pesta diskon atau Big Bad Wolf tahunan.

Tempat membaca di QNL ada beberapa titik. Dari yang bentuknya meja kursi seperti dalam ruang kelas sekolah, sofa, kotak kayu kecil di sudut lorong lemari buku, kursi beanbag, sampai kursi bulat gantung yang bisa berputar-putar.

Saat membutuhkan buku tertentu, kita bisa datang ke komputer untuk mencari berdasarkan judul atau penulis buku. Nanti ada informasi di lantai berapa, bagian mana, dan lorong berapa buku itu berada. Jika kita mengambil buku, disarankan untuk tidak mengembalikan sendiri ke tempatnya … karena khawatir pengunjung tidak meletakan pada tempat semestinya. Jadi cukup kita letakan di kotak-kotak yang tersedia, nanti petugas yang akan merapihkan kembali semua buku-buku tersebut.

Buku yang sudah kita baca di rumah, saat mengembalikan pun ada tempatnya sendiri. Berupa komputer yang dilengkapi alat pemindai barcode pada bagian belakang buku. Kita cukup memasukan buku satu persatu dengan posisi judul buku di bagian atas, kemudian tunggu sampai buku ditarik masuk dan judul buku yang kita pinjam tampil di layar komputer.

Setelah semua buku yang kita pinjam masuk ke dalam alat ini, kita bisa tekan tombol untuk print lembar tanda bukti buku sudah kita kembalikan (kertas struk).

Mudah kan?

Tidak perlu mendatangi petugas hanya untuk mengembalikan tumpukan buku yang sebelumnya kita pinjam.

Yang makin membuat kita betah di QNL, ada beberapa meja permainan juga layar besar yang berisi beberapa permainan digital.

Tak jarang anak-anak ke sini karena kunjungan dari sekolah, atau mereka datang bersama teman-teman karena harus mengerjakan tugas sekolah yang membutuhkan bahan tulisan dari buku-buku yang tersedia di sini. Ada juga mahasiswa yang datang ke sini untuk menulis tugas akhir kuliah.

Beberapa permainan ini disediakan untuk menghilangkan rasa jenuh pengunjung. Asyik yah.

Selain itu bangunan QNL ini juga memiliki beberapa fasilitas:

  • 6 ruang belajar yang tiap kamar bisa diisi 2 orang
  • 2 ruang belajar grup yang masing-masing bisa menampung sampai dengan 4 orang
  • 3 ruang multimedia untuk presentasi atau rapat yang masing-masing bisa menampung sampai dengan 8 orang
  • Komputer, scanner dan printer yang bisa digunakan pengunjung dan terhubung ke internet
  • Kantin dengan harga minuman dan makanan yang terjangkau
  • Toilet
  • Musholla

Untuk kutu buku dan pelajar, tempat ini surga banget gak sih?

Beberapa acara juga dilakukan di sini, diantaranya:

  • Weaving, belajar dan praktek merajut untuk membuat karpet kecil
  • Stitching, belajar menyulam
  • Introduction to Digital Photography, belajar memotret dengan kamera digital
  • Karaoke Night at Library, disediakan 5 ruangan yang dilengkapi alat karaoke
  • Bedtime Story, kunjungi perpustakaan dalam pakaian tidur dan dengarkan pembacaan buku pada malam hari
  • Public Speaking For Teenage
  • Lego challenge
  • Dan masih banyak kegiatan lainnya

Kuncinya adalah rajin-rajin buka website QNL untuk mengetahui jadwal kegiatan-kegiatan seru tersebut.

Ada tour keliling perpustakaan juga yang dilakukan secara rutin loh. Pemandunya menggunakan bahasa Arab dan Inggris dengan jam tertentu setiap hari.

Ah perpustakaan nasional Qatar ini memang bikin betah. Kalau sudah masuk sini, pasti males pulang deh.

Share this...
Share on Facebook4Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

3 thoughts on “Perpustakaan Nasional Qatar Yang Bikin Betah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *