Wisata Gurun Di Qatar

Wisata Gurun Di Qatar

Suatu hari anak bungsu protes ke bapaknya.

Kenapa sejak kita tinggal di luar negeri, malah gak pernah jalan-jalan ke luar negeri?

Dijawablah oleh sang bapak.

Karena uangnya untuk beli tiket pulang ke negeri kita sendiri, nak

Namanya juga anak-anak, mereka merasa pulang ke negeri sendiri bukan sebagai jalan-jalan. Tapi kewajiban yang menghabiskan masa liburan. Hehehe

Akhirnya Sabtu kemarin, 8 Desember 2018, si bapak mengajak anak dan istrinya untuk jalan-jalan ke daerah yang dekat dengan perbatasan negeri. Belum bisa melampaui garis batas, karena blokade negara ini belum tuntas.

Titik merah pada gambar peta di atas, adalah lokasi piknik kami.

Biar sah menjadi perantau di negeri gurun, maka kami mengambil paket wisata ke gurun yang disebut Qatar Desert Safari dari QIA (bisa cek FB mereka aja untuk lebih detilnya).

Kami sengaja menggunakan jasa agen perjalanan, karena untuk bisa berkendara di gurun itu membutuhkan keahlian berkendara yang mumpuni. Tidak hanya sekedar bermodalkan kendaraan 4WD, tapi juga harus tau trik berkendara di atas hamparan pasir.

Teman-teman yang sudah lama tinggal di sini pernah menawari untuk ikut bersama mereka jalan-jalan ke gurun. Tapi ada kejadian karena kurang pengalaman, ban mobil nyangkut di tengah jalan pasir hanya berputar-putar tanpa maju atau mundur. Akhirnya peserta piknik harus membantu mendorong mobil, jadi malah kurang menikmati perjalanan itu sendiri.

Supaya tidak mengalami kejadian yang sama, kami mengambil paket FULL DAY SAFARI:

  • Waktu:
    • Pagi –> Jam 9 pagi sampai jam 5 sore
    • Siang –> Jam 2 siang sampai jam 9 malam (kami pilih ini)
  • Biaya resmi 300 riyal per orang, tapi karena kami rombongan:
    • Bayi di bawah usia 4 tahun –> GRATIS
    • Anak 4 – 12 tahun –> 225 riyal
    • Dewasa –> 250 riyal
    • Bonus –> Camel Ride (harusnya bayar 20 riyal per orang)
  • Paket termasuk:
    • Mobil Jeep 4×4
    • Supir berpengalaman yang memiliki lisensi khusus
    • Dijemput dan antar ke rumah/hotel/airport
    • 4 botol air mineral dan 1 botol softdrink untuk setiap orang
    • Makan malam + BBQ
    • Asuransi perjalanan
    • Kamar mandi dan toilet
    • Api unggun
    • Lapangan volley di pinggir pantai
    • Sand Ski dan Sand Boarding
    • Berenang dan snorkelling (harus bawa peralatan sendiri)

Jam 1 siang supir dari pihak QIA sudah menelpon saya untuk meminta Share Location rumah agar memudahkan beliau menjemput keluarga kami. Ada 4 keluarga dalam rombongan kami, dijemput di 4 rumah yang berbeda area.

Jam 2 tepat mobil tiba dan langsung membawa kami ke titik perhentian di daerah Mesaieed kurang lebih 30 KM dari kota Doha yang ditempuh sekitar 40 menit  perjalanan. Sekitar jam 3 sore kami tiba.

Di lokasi ini kami bertemu 3 mobil lain. Selagi para supir mengurangi tekanan angin di ban mobil, kami menggunakan waktu untuk sholat Ashar di masjid dalam area ini.

Perjalanan yang menegangkan pun di mulai. Kami memasuki kawasan gurun dengan permukaan yang naik turun. Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan pasir dan gundukan bukit-bukit.

Supir kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun membawa kendaraan di tengah gurun pasir. Hampir seluruh jazirah Arab sudah pernah dilaluinya dalam kondisi segala cuaca termasuk mengalami badai pasir di tengah jalan. Beliau bilang “saya nyetir dari jaman belum banyak henpon. GPSnya kepala saya dengan berpatokan matahari, bulan dan bintang“. Masya Allah … sungguh AGUNG yang menciptakan isi kepala manusia dan alam semesta ini.

Sepertinya pertama kali kami berada dalam kendaraan dengan menyebut nama Allah SWT yang paling banyak. Hahahaha

Setiap kali mobil dibawa melintasi permukaan bukit yang miring, tanjakan dan turunan tajam … kami pasti berteriak “Ya Allah … bismillah … masya Allah … alhamdulillah”.

Supaya kebayang keseruannya, berikut saya share secuil rekaman videonya:

https://www.instagram.com/p/BrIT57WgQS_/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=188vzonnyye9w

Tidak hanya maju, tapi pak supir juga melakukan atraksi turun bukit dengan cara MUNDUR!

https://www.instagram.com/p/BrIzJu1g4Gh/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=zthcfzqda4ft

Kami sempat berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan dan foto-foto tepat di atas bukit. Masya Allah … betapa indahnya kawasan PERSIAN GULF ini.

Pak supir berhenti di daerah Khor Al Udaid, tempat perbatasan antara Qatar, Saudi Arabia dan United Arab Emirates. Di seberang lautnya adalah Iran. Tergambar jelas di peta kan yah.

Kawasan Khor Al Udaid termasuk dalam area yang dilindungi UNESCO. Kawasan ini biasa disebut sebagai INLAND SEA, laut yang langsung bertemu dengan gurun pasir. Jadi pantainya nyambung ke hamparan padang pasir. Katanya hanya ada 3 tempat di dunia yang seperti ini, alhamdulillah kami bisa melihat dan merasakan sekejap di salah satunya.

View this post on Instagram

Hello from the border of Qatar and Saudi

A post shared by De (@punyade) on

Kami sempat melihat sebuah paralayang merah di tengah perjalanan.

Saya nyeletuk “pap, nanti aku mau naik itu juga ya“.

Suami langsung menjawab “gak usah cari gara-gara deh. Lupa apa sekarang badanmu juga dililit korset besi untuk bisa sampe di sini?

Hahaha iya deh iya.

Selain pakai korset besi, saya juga memilih duduk di depan – samping pak supir demi keamanan tubuh saya yang banyak jahitan operasi untuk mencangkok tulang rusuk ke punggung (mengganti yang patah 2 ruas). Walau operasi dilakukan 14 tahun lalu, tapi saya juga gak mau kalo pulang dari perjalanan nanti malah kenapa-napa. Maklum badan saya cuma waterproof, tapi bukan gajlukan-resistant. Hahahaha

November – Desember merupakan saat terbaik untuk datang atau jalan-jalan di Qatar karena suhu sudah mulai bersahabat, yaitu sekitar 15-20°C. Angin yang berhembus mulai dingin, apalagi di gurun yang langsung bertemu dengan laut. Makanya kami semua menggunakan jaket ketika malam mulai menjelang.

Sayangnya karena sekarang musim dingin, dimana matahari terbenam lebih awal (jam 4:45) … jadi kami tidak sempat mencoba Sand Ski atau Sand Boarding. Kami tiba di camp menjelang gelap. Hanya bisa naik unta, itu pun tidak semua peserta mau mencoba.

3 keluarga lain dalam rombongan kami, semua merupakan pendatang baru di negara ini. Kedatangan kami hanya beda hitungan minggu dan bulan.

Dan kebetulan ada 2 teman yang sedang dikunjungi orangtua mereka. Makanya kami pergi total 23 orang. Rame ya!

https://www.instagram.com/p/BrJ1lPag8LE/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=pfrkcuc3noct

Saya sangat merekomendasikan wisata ini bagi teman-teman yang berkunjung ke negeri gurun. Tidak hanya di Qatar, negara tetangga juga punya wisata yang sama di Dubai.

Untuk yang datang ke Qatar cuma transit, bisa ikut paket Half Day aja. Ambil jarak transit yang agak lama (8 jam), supaya bisa keluar dan menikmati wisata ini.  Dijemput dan antar ke bandara juga kok. Jangan takut … bagi WNI sekarang sudah diberlakukan BEBAS VISA untuk masuk Qatar.

Share this...
Share on Facebook16Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

7 thoughts on “Wisata Gurun Di Qatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *