Qatar National Day 2018

Qatar National Day 2018

Tanggal 18 Desember merupakan hari nasional Qatar yang dirayakan untuk menandai tanggal yang sama di tahun 1878 di mana Sheikh Jassim bin Mohammed Al Thani menggantikan ayahnya sebagai emir dan memimpin negara ini menuju persatuan.

Pada hari ini seluruh sekolah dan kantor diliburkan. Pusat-pusat perbelanjaan memberikan potongan harga. Seluruh bangunan dan tanaman di jalan berhias dengan nuansa yang sesuai dengan warna bendera Qatar yaitu putih dan merah marun. Berbagai tempat wisata menyuguhkan pertunjukan beberapa hari sebelum dan sesudahnya. Bahkan beberapa ruas jalan utama ditutup karena akan dilalui parade kenegaraan.

Ada 2 foto di atas milik ibu Cathy

Tahun lalu, 2017, di tanggal yang sama … saya pulang ke Indonesia untuk menjemput anak-anak yang baru selesai ujian semesteran sekolah. Kami cuma menikmati laporan dan foto-foto paksuami saja.¬†Alhamdulillah tahun 2018 bisa ber4 melihat secara langsung parachutes parade, air show sampai fireworks yang spektakular. Karena sudah masuk musim dingin, cuaca beberapa hari ini sangat menyenangkan. Meski matahari tetap pamer sinar yang mentereng, tapi udara sangat sejuk dengan tiupan angin yang mulai dingin.

Tanggal 17 Desember 2018 kami berkumpul di Aspire Park. Perayaan Qatar National Day dimulai dengan parade persahabatan di taman ini. Seluruh bangsa yang tinggal di Qatar, melakukan pawai dengan atribut negara masing-masing. Mereka menunjukan kecintaannya terhadap negara ini sebagai rumah kedua tempat menjemput rezeki. Komunitas warga negara Indonesia pun tidak ketinggalan, anak-anak kecil menggunakan pakaian daerah sementara yang dewasa menggunakan batik dan membawa bendera merah putih.

Setelah matahari terbenam, pengunjung taman bisa menikmati layar tancep versi modern yang diselenggarakan oleh Doha Film Institute. Barisan kursi lipat di depan layar LED berukuran jumbo dengan sound system yang membuat pengunjung bisa menikmati tontonan dengan nyaman. Film yang disungguhkan tentunya hasil karya anak negeri dengan dialog dalam bahasa Arab tetapi dilengkapi dengan narasi bahasa Inggris.

Di sisi lain taman, ada barisan tenda-tenda para penjual makanan dan minuman. Ada bilik pemerintah yang menjual berbagai cindera mata Qatar. Selain itu ada juga beberapa orang yang menawarkan jasa melukis tangan menggunakan henna yang dalam bahasa Indonesia kita kenal sebagai Pacar Kuku.

Acara malam 17 Desember di Taman Aspire ini ditutup dengan pertunjukan kembang api dalam berbagai bentuk dan warna tepat di atas danau yang posisinya memang di tengah-tengah taman. Hanya 15 menit tetapi berhasil memukau semua pengunjung yang datang.

Tanggal 18 Desember 2018 banyak jalan utama yang ditutup, setelah sholat dzuhur di rumah kami memutuskan naik taxi dan turun di dekat pasar tradisional terbesar di Qatar. Tidak kebayang kalau membawa mobil, harus cari lokasi parkir yang lumayan jauh kemudian jalan kaki menuju area Corniche. Belum lagi macet saat pulang karena semua orang bubar di saat yang bersamaan.

Setelah makan siang di Souq Waqif, kami berjalan kaki menuju area pinggir laut. Kami sempat kaget melihat kumpulan manusia yang luar biasa banyaknya di taman seberang pasar. Ternyata yang boleh menyeberang ke arah pinggir laut hanya keluarga. Anak-anak kami yang sudah memiliki badan dewasa, kami ingatkan untuk jalan bergandengan supaya kami bisa dikenali sebagai satu kesatuan keluarga. Alhamdulillah kami diijinkan menyebrang jalan oleh polisi dan memasuki kawasan Corniche yang sebelumnya dipisahkan oleh Security Checking karena memang barisan untuk pengunjung pria dan wanita tidak sama.

Untuk menikmati Parade Kenegaraan ini, disediakan 20 ribu kursi pengunjung di daerah Corniche. Tetapi kami memilih duduk di dekat pembatas laut. Ada 5 layar LED berukuran jumbo yang diletakkan di beberapa titik dalam Al Bidda Park dan Souq Waqif supaya penduduk bisa tetap menikmati acara meski dari kejauhan. Selain toilet umum, pemerintah juga menyebar 26 ambulan untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan tindakan medis dalam lokasi ini. Kami juga melihat beberapa mobil tengki berisi air, dimana orang-orang berbaris mengambil wudhu saat adzan berkumandang.

Saya bilang acara parade Qatar National Day ini sebagai ajang pamer negara kepada seluruh penduduknya. Bagaimana tidak? Seluruh kendaraan aset negara dikeluarkan. Berbagai macam bentuk motor, mobil, tank, kapal laut, dan pesawat berbaris rapi saling beriringan.

Mulai dari kendaraan milik kepolisian, angkatan bersenjata sampai tim medis juga memamerkan berbagai bentuk ambulan yang bisa digunakan di jalan biasa, padang pasir , laut juga dalam bentuk helikopter.

Barisan prajurit angkatan bersenjata dari berbagai kesatuan juga turun ke jalan dengan seragam masing-masing. Pasukan wanita, pasukan berkuda dan unta juga tidak ketinggalan unjuk gigi. Mereka sangat gagah dan berwibawa.

foto credit : @nd.qatar

Kami tidak tau akan berapa lama diberi kesempatan untuk bisa tinggal di Qatar. Karena itu kami berusaha mendokumentasikan kejadian menarik di negara ini. Sayangnya pertunjukan kemarin berbarengan antara parade di darat, laut dan udara. Saya jadi tidak fokus berlari kesana kemari. Selain itu keterbatasan kemampuan kamera juga menjadi kendala tersendiri.

Sebenarnya parade parasut yang membentuk motif tertentu, membawa bendera Qatar dan bendera bergambar pemimpin negara sangat menarik dilihatnya. Tetapi kamera kami tidak berhasil menangkap secara jelas penampilan mereka. Belum lagi atraksi paralayang di udara yang sangat memukau. Jadi maaf kalau hanya tersimpan menjadi kenangan dalam otak kami saja, tidak bisa ditampilkan dalam blog ini.

Setelah sholat magrib, kami memutuskan jalan kembali ke pasar supaya saat pertunjukan kembang api selesai … kami tidak terjebak di tengah keramaian manusia. Anak-anak juga mulai kelaparan, sehingga kami beristirahat sejenak untuk minum jus dan menikmati cemilan di pasar, sebelum pertunjukan dimulai.

Fireworks Show di Corniche hanya berlangsung 10 menit, tapi jauh lebih spektakuler dibanding malam sebelumnya di Aspire Park. Untuk lebih jelasnya bisa lihat videonya di instagram @punyade aja ya.

Selamat hari nasional Qatar!

Semoga negara ini selalu diberkahi Allah SWT dan penduduknya bisa terus menikmati keamanan juga kemakmuran di bawah kemimpinan HH The Emir Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani.

‘As long as it was proven by our deeds … Qatar will remain free’

Share this...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

One thought on “Qatar National Day 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *