Browsed by
Tag: Doha Metro

Doha Metro – MRTnya Qatar

Doha Metro – MRTnya Qatar

Gak mau kalah sama yang lagi hits di Jakarta, saya juga mencoba naik MRT Qatar yang baru dibuka untuk umum tanggal 8 Mei 2019.

DOHA METRO adalah sebagian dari projek milik perusahaan Qatar Rail yang baru saja dibuka 1 jalur RED LINE untuk mendukung acara final Amir Cup sekaligus peresmian stadium Al Wakrah yang sangat futuristik.

Target pembangunan seluruh line MRT akan selesai dalam tahun 2020, sebelum Qatar menjadi tuan rumah acara World Cup tahun 2022 nanti. Akan ada 4 jalur sepanjang lebih dari 300KM secara total dan tersedia 100 stasiun di sebagian wilayah Qatar.

Red Line ini pun belum dibuka semua stasiunnya, baru 13 dari 18 stasiun. Masih akan dilakukan secara bertahap setelah lebaran Idul Fitri nanti. Sekarang Doha Metro hanya beroperasi di hari kerja (Minggu sampai Kamis) jam 8 pagi sampai jam 11 malam, akhir pekan ditutup untuk penyelesaian pembangunan.

Tanggal 30 Mei sampai 4 Juni Doha Metro akan ditutup untuk persiapan pembukaan beberapa stasiun baru, dan saat Idul Fitri akan dibuka lagi mulai jam 6 pagi.

Karena ada urusan mendadak di kota Al Wakrah yang jaraknya dari tempat tinggal saya bagaikan dari Jakarta ke Bogor, saya memilih untuk mencoba naik MRT yang pastinya waktu tempuh akan lebih cepat dan biaya juga lebih murah dibanding naik taksi.

Saya pergi sendirian dan mencoba naik dari stasiun Al Bidda, stasiun terdekat dari rumah saya. Kalau nanti semua line sudah beroperasional, saya bisa jalan kaki ke stasiun Al Sadd (Gold Line) yang cuma 100 meter dari rumah.

Doha Metro memiliki 3 jenis tiket:

  • Tiket STANDARD, yang bisa digunakan untuk naik gerbong regular dan keluarga
  • Tiket GOLDCLUB, yang bisa digunakan untuk naik gerbong VIP
  • Tiket LIMITED USE, yang hanya digunakan untuk 1x perjalanan dan bisa masuk ke gerbong regular dan keluarga

Pembelian tiket Standard dan Limited Use bisa dilakukan di mesin TVM (Travel Vending Machine), Al Meera, Lulu, Carrefour atau Jumbo Electronic.

Sementara pembelian tiket GoldClub bisa dilakukan di konter GoldClub di dalam stasiun Doha Metro.

Di dalam setiap stasiun selalu dilengkapi dengan Customer Service Center, kantor Gold Club, Pos Polisi, klinik kesehatan (untuk pertolongan pertama), ruang sholat yang terpisah untuk pria dan wanita, toilet yang juga memiliki fasilitas untuk mereka yang berkebutuhan khusus. Seluruh papan petunjuk dan peta perjalanan selalu dalam 2 bahasa: Arabic dan English. Nantinya akan ada juga toko-toko dan restoran di dalam stasiun untuk memenuhi kebutuhan penumpang Doha Metro.

Kita dilarang membawa binatang untuk bisa naik Doha Metro. Yang diijinkan hanya anjing terlatih dan bersertifikat yaitu: Guide Dogs pendamping Tuna Netra atau Hearing Dogs pendamping Tuna Rungu.

Mengabadikan dalam bentuk foto dan video untuk kebutuhan pribadi tidak di larang di seluruh area stasiun maupun di dalam kereta. Tetapi harus menjaga privasi penumpang lain dan hindari foto orang lokal sini ya.

Apa yang membedakan Doha Metro dengan MRT di negara lain?

Doha Metro memiliki 3 gerbong:

  • Gerbong Regular

Semua penumpang bisa naik ke dalam gerbong ini dengan harga tiket Standard 2 Riyal.

Tersedia 88 kursi di dalamnya, dan penumpang boleh berdiri apabila sudah tidak ada kursi yang tersedia.

  • Gerbong Family

Pemilik tiket Standard dan GoldClub boleh masuk ke gerbong ini.

Tersedia 26 kursi (ada kursi dewasa dan kursi anak dengan penopang kaki) dalam 1 gerbong.

Gerbong ini khusus hanya untuk wanita dan anak-anak. Laki-laki tidak boleh masuk.

  • Gerbong VIP

Hanya pemilik tiket GoldClub yang boleh masuk ke gerbong VIP, harga tiket 10 riyal.

Tersedia 16 kursi dalam 1 gerbong dan penumpang tidak boleh berdiri di gerbong ini.

Kursinya mewah banget yaaa.

Saat menunggu kereta di peron, saya dihampiri oleh seorang petugas yang menggunakan rompi Doha Metro.

Are you alone, mam?

Melihat saya mengangguk, beliau meminta saya mengikutinya ke arah tempat tunggu gerbong VIP.

Saya dipersilakan masuk ke gerbong, begitu kereta datang.

Ternyata di dalam perjalanan, ada petugas yang meminta tiket dan melakukan scan menggunakan alat di tangannya. Saya sempat panik, karena saya hanya memiliki tiket Limited Use seharga 2 riyal. Saya jelaskan kalau saya disuruh petugas di peron untuk masuk ke dalam gerbong ini, bukan keinginan saya pribadi.

Petugas tersenyum dan mengatakan “It’s OK, madam. Because you’re woman and you travel alone

Masya Allah … tabarakallah.

Saya sudah cerita sebelumnya betapa wanita dan keluarga dimanja di Qatar, ya?

Mungkin juga karena saya naik di saat sepi penumpang, maklum aja jam 11-12 siang di musim panas … jarang banget ada orang mau keluar rumah dan naik kendaraan umum di tengah suhu 50an derajat Celcius gitu. Hehehe

Keluar dari stasiun, saya bisa naik Shuttle Bus yang disebut Metro Link, disediakan secara gratis bagi pemilik tiket MRT dengan berbagai tujuan (dari dan menuju stasiun MRT) sebagai layanan tambahan dari Doha Metro. Bus akan berangkat setiap 12 menit sekali, kecuali di stasiun Free Zone yang berangkat setiap 20 menit sekali.

Metro Link ini merupakan bagian dari Karwa, perusahaan taksi dan bus umum milik pemerintah Qatar. Jika kita memiliki aplikasi Karwa di henpon, kita bisa booking taksi dari stasiun Metro dan mendapatkan FIX TARRIFS atau harga tetap 8 Riyal untuk perjalanan dalam radius 3 KM di sekitar stasiun dengan mengetik RAIL pada kolom kode promo di aplikasi.

Oh iya, di dalam bus Metro Link tersedia kursi khusus untuk wanita loh. Ladies Seating ini merupakan 4 kursi khusus di belakang supir yang tidak boleh diduduki oleh kaum lelaki.

Jadi begitu deh cerita pengalaman saya mencoba MRT di Qatar.

Semoga Allah berikan saya kesempatan untuk mencoba juga MRT di Jakarta. Apa kalian udah coba?