Genting SkyWay

Genting SkyWay

12 April 2009
Setelah puas seharian kemarin bermain dalam Theme Park – Genting, pagi ini kami siap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur. Pada saat kami datang ke Genting, kami naik taxi langsung dari airport LCCT Kuala Lumpur karena sulit mencari kendaraan umum tengah malam. Pagi ini kami memutuskan untuk mencoba naik Genting SkyWay untuk turun kebawah.

Setelah sarapan kami menitipkan koper dan ransel ke dalam maxicab yang disewa oleh keluarga 2T. Pak supir diperintahkan untuk menunggu di Main stasiun SkyWay (Gohtong Jaya). Kami berjalan kaki dari 1st World Hotel, naik ke indoor theme park, kemudian menyebrang ke Highlands Hotel.

Stasiun Genting SkyWay berada di dalam Highlands Hotel. Petunjuk menuju ke arah stasiun ada disetiap pojokan. Jadi gak perlu takut nyasar atau bingung mencari tempatnya.

Harga tiket RM5/org (dikali Rp 3,000 aja) untuk one-way saja. Bapak 3T langsung menuju ticket counter dan membeli tiket untuk seluruh anggota keluarga. Sementara bapak-bapak beli ticket, yang lain masuk ke dalam pintu kaca dan melihat-lihat kedalam. Karena masih pagi, suasana disini sepi dan tidak ada antrian sama sekali.

Genting SkyWay ini resmi dibuka oleh Perdana Menteri Malaysia Bpk. Mahatihr Mohamad pada tanggal 21 Februari 1997. Bisa mengangkut sekitar 2,000 orang dalam waktu 1 jam per sekali jalan, dengan kapasitas maksimum 8 orang per gondola. Kecepatan maksimumnya 6 meter per detik, total sekali perjalanan 3,380 meter ditempuh dalam waktu 11 menit. Diklaim sebagai cable car terjauh dan tercepat di Asia Tenggara.

Distasiun cable car ini tidak berhenti, melainkan terus berjalan cuma agak melambat aja. Jadi untuk yang berpergian dengan membawa anak kecil atau tas besar atau koper sebaiknya bersiap-siap ketika kereta mendekat. Walau ada petugas disekitar, sebaiknya kita memperhatikan dengan seksama sebelum kaki naik ke atas gondola. Karena kami cuma berempat, saat itu ada tambahan 2 orang lain yang ikut masuk ke dalam gondola kami.

Sepanjang perjalanan turun, kami melalui hamparan hutan tropis di kaki bukit Genting. Lumayan agak deg-degan juga, tapi mungkin lebih ngeri kalo naik yah. Ini kali yang kedua Rafa dan Fayra naik cable car, sebelumnya mereka udah pernah merasakan di Ocean park – Hongkong. Kami juga asyik ngobrol dengan 2 penumpang lain yang ternyata seorang ibu dan anak dari Surabaya. Mereka naik pesawat dari Surabaya ke Singapore, kemudian lanjut melalui jalur darat menuju Malaysia. Setelah itu akan kembali ke Surabaya dengan naik pesawat dari Singapore. Wah keren juga tuh backpacker berdua anak. Ngebayangin suatu saat nanti saya bisa backpacker hanya dengan Fayra, enak kali yah.

Sampai di stasiun bawah pak supir sudah menunggu di pintu keluar. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur.

Tips naik Genting SkyWay:

  • Jangan membawa banyak barang
  • Gondola tidak berhenti! perhatikan anak-anak dan barang bawaan
  • Kalau anda naik SkyWay dari bawah menuju Genting, koper besar harus dititip di stasiun bawah. Baru bisa diambil saat anda turun. Sebaiknya jangan membawa koper besar, cukup koper berukuran cabin atau ransel aja yang muat didalam gondola.
  • Harga tiket PP tidak lebih murah. Jadi terserah anda untuk beli 1 arah aja, atau sekalian PP.

SEMUA POSTING TENTANG LIBURAN DI GENTING & KUALA LUMPUR- MALAYSIA BISA DILIHAT DI SINI

Share this...
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

5 thoughts on “Genting SkyWay

  1. halo mama fayra nama anak kita sama, rasanya saya pernah ninggalin jejak juga deh disini.

    kbetulan jalan2 lagi nyari info liburan ke KL bawa anak. Ini first trip nya Fayra ke luar apalagi feb ini br setaun nih jd deg2an.

    Eh itu apa betul kalo naek skyway dari genting lower nggak boleh bawa koper besar ya? soalnya saya berencana nginep (udah booking hotel sih) di genting. waa tadinya mau naek genting express sampai lower trus nyambung skyway. Mendingan naek bis yang direct ke hotel kali ya. —> Mending naik bus aja dari airport langsung ke hotel

    Masih inget ga 2009 naek taxi LCCT- Genting kira2 berapa? –> RM300 (jam 12 malam, cuma ada taxi merci di airport)

    Pake nawar atau fixed price beli di loket ? –>ada loketnya di LCCT. Tinggal pilih mau beli tiket bus atau taxi. Harga sudah ditentukan. Untuk bus, harga anak2 jauh lebih murah dari dewasa

    Dulu pernah ke Genting PP jadi santai naek Genting express dan ga pake bawa koper. skrg bawa koper, ransel stroller waaaa , btw fayra juga strollernya i-sport ih samaan lgi, tp warna merah –> iya kalo pergi bawa anak, gak bisa sesantai kalo pergi orang dewasa semua. Bawaannya lebih banyak soalnya. Met liburan ya, yakin deh Fayra gak akan ngerepotin 😉

  2. Hi bu, mau tanya. Kalau dari hotel di genting (themepark) langsung naik taxi ke airport LCCT brp-an ya? Brp lama perjalanan? Apakah mudah cari taxi nya? (mungkin pesan via cs hotel ya) kira2 brp-an? Soalnya mau naik pswt jam 7.15 pagi jadi musti jam 6 sampe airport. Bangun musti jam 4 kaya nya.. Haha.. Thanx info nya..

    Kalau dari Genting menuju LCCT sepagi itu sebaiknya pesan taxi dari hote. Perjalanan menempuh waktu sekitar 1-1,5 jam. Rate taxi tergantung jenis taxi nya. Pilih yang biasa aja. Mungkin tepatnya bsia tanya ke petugas hotel aja.

  3. hi,mama fayra. mo nanya ka dari hotel di genting mo turun ke stasiun SkyWay (Gohtong Jaya) tanpa naik kabel car pake apa ya? soalnya kita pulang mo naik bus expres dari terminal bawah ya? trims infonya.

    Wah kalo gak naik Skyway, pilihannya cuma bus atau taxi aja tuh

Leave a Reply to Dinni Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *